Type Here to Get Search Results !

Tanah Bumbu Usung Digitalisasi, Raih Juara I Stand Terbaik di Kalsel Expo 2026

0


BATULICIN, POSKONews.id – Kabupaten Tanah Bumbu meraih Juara I kategori Stand Kabupaten/Kota pada ajang Kalsel Expo 2026 yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin sebagai bentuk apresiasi atas konsep stand Tanah Bumbu yang memadukan potensi daerah, produk unggulan, kolaborasi lintas sektor, serta inovasi digital, Senin (17/8/2026).

Penghargaan tersebut diterima setelah stand Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dinilai mampu menghadirkan konsep promosi daerah yang modern dengan memanfaatkan teknologi digital, sekaligus menampilkan berbagai potensi unggulan dari sektor pariwisata, investasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perikanan, kerajinan, hingga industri.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas keberhasilan tersebut. Menurutnya, penghargaan itu menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu untuk terus menghadirkan inovasi, terutama dalam meningkatkan pelayanan publik berbasis digital dan mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Penghargaan ini menunjukkan bahwa Tanah Bumbu mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kami akan terus mendorong inovasi agar pelayanan publik semakin modern dan masyarakat merasakan manfaatnya,” ujar Andi Rudi Latif.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari konsep stand yang dibangun secara kolaboratif dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah dan mitra usaha. Kolaborasi itu menghadirkan informasi serta produk unggulan dari berbagai sektor, mulai dari pariwisata, investasi, UMKM, perikanan, kerajinan, hingga industri.

Salah satu daya tarik utama stand Tanah Bumbu pada Kalsel Expo 2026 adalah penerapan digitalisasi yang menjadi bagian dari pengalaman pengunjung. Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menghadirkan buku tamu digital yang memungkinkan pencatatan pengunjung dilakukan secara praktis, cepat, terintegrasi, dan tertata.

Melalui buku tamu digital tersebut, pengunjung dapat mengakses showcase digital Kabupaten Tanah Bumbu yang memuat berbagai informasi mengenai peluang investasi, destinasi pariwisata, produk UMKM, potensi perikanan, produk Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), hingga sektor industri yang berkembang di Tanah Bumbu. Dengan sistem tersebut, informasi mengenai potensi daerah tetap dapat diakses pengunjung meskipun kegiatan pameran telah berakhir.

Digitalisasi juga diterapkan dalam sistem transaksi di stand Tanah Bumbu. Seluruh produk yang dipamerkan dapat dibayar secara nontunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), sehingga transaksi berlangsung lebih praktis dan tercatat secara real time. Penerapan sistem pembayaran digital tersebut juga menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mendorong pelaku UMKM agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Konsep stand Tanah Bumbu dibangun melalui sinergi berbagai perangkat daerah, di antaranya Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagri), Dekranasda, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Pariwisata, Dinas Perikanan, serta Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfosp). Kolaborasi tersebut juga diperkuat dengan keterlibatan sektor swasta, salah satunya PT Jhonlin Agro Raya, yang memperkenalkan potensi industri beserta produk turunan kelapa sawit.

Pada sektor pariwisata, stand Tanah Bumbu menyajikan informasi destinasi wisata melalui materi visual dan akses digital. DPMPTSP memperkenalkan kawasan serta peluang investasi, sementara produk UMKM, kerajinan, dan hasil olahan perikanan turut dipromosikan sebagai bagian dari potensi unggulan daerah.

Salah satu produk yang menarik perhatian pengunjung adalah pentol ikan sebagai produk olahan unggulan sektor perikanan. Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menyediakan sekitar 100 kilogram pentol ikan yang dibagikan secara gratis kepada pengunjung selama pelaksanaan expo. Setelah pembagian gratis, produk tersebut juga dapat dibeli melalui transaksi nontunai menggunakan QRIS sehingga promosi produk lokal berjalan seiring dengan penerapan sistem pembayaran digital.

Selain itu, penggunaan videotron semakin memperkuat tampilan stand dengan menayangkan berbagai informasi mengenai pembangunan, potensi daerah, serta keunggulan Kabupaten Tanah Bumbu. Melalui konsep tersebut, stand Tanah Bumbu tidak hanya menjadi ruang pamer produk, tetapi juga menjadi etalase digital yang memperkenalkan potensi daerah secara lebih luas kepada masyarakat dan calon investor.

Posting Komentar

0 Komentar