BATULICIN, POSKONews.id — Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfosp) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Pelatihan Fotografi dan Konten Media Sosial bertema “Abadikan Moment, Sampaikan Informasi, Bangun Kepercayaan Masyarakat Melalui BerAKSI” sebagai upaya memperkuat kompetensi sumber daya manusia di bidang komunikasi publik. Kegiatan ini diikuti para pegawai, khususnya tenaga humas dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, dan dibuka oleh Kepala Diskominfosp Tanah Bumbu, Al Husain Mardani melalui Sekretaris Diskominfosp, Efrin, di Batulicin, Rabu (19/8/2026).
Dalam sambutannya, Kepala Diskominfosp Tanah Bumbu Al Husain Mardani yang disampaikan oleh Sekretaris Diskominfosp Efrin mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan secara aktif serta memanfaatkan setiap materi yang diberikan sebagai bekal dalam menjalankan tugas komunikasi publik di lingkungan instansi masing-masing.
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya Diskominfosp Tanah Bumbu untuk meningkatkan kapasitas aparatur dalam mengemas informasi pemerintahan agar lebih menarik, informatif, dan mudah diterima masyarakat. Peningkatan kemampuan di bidang fotografi dan pengelolaan konten media sosial dinilai penting karena humas pemerintah memiliki peran strategis dalam mendokumentasikan berbagai kegiatan sekaligus menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat secara efektif.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfosp Tanah Bumbu, Akhmad Salehuddin, mengatakan pelatihan ini bertujuan memperkuat kompetensi sumber daya manusia, khususnya dalam meningkatkan kemampuan dasar fotografi dan pembuatan konten media sosial yang berkualitas.
Untuk memberikan pemahaman yang lebih aplikatif, Diskominfosp menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman. Aya Sugianto dipercaya sebagai pelatih fotografi, sedangkan Rahmadani dan Ahmad Sayuti menjadi pelatih konten media sosial. Ketiganya merupakan praktisi dari Banjarmasin Post, salah satu media besar di Kalimantan Selatan.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis pengambilan gambar dan penyusunan konten media sosial, tetapi juga mengenai cara menghasilkan visual dan konten yang memiliki nilai informasi serta mampu membangun kepercayaan publik. Peserta didorong untuk memahami bahwa setiap foto dan konten yang dipublikasikan membawa pesan sekaligus merepresentasikan kinerja pemerintah kepada masyarakat.
Selain menerima materi, peserta juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya menyampaikan informasi melalui media sosial secara tepat, menarik, dan bertanggung jawab agar informasi pembangunan dapat tersampaikan secara efektif kepada masyarakat.