Type Here to Get Search Results !

13 Desa Wisata Jadi Prioritas, Disparpora Kotabaru Dorong Pariwisata Berbasis Masyarakat

0

KOTABARU, POSKONews.id – Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kotabaru, Sonny Tua Halomoan, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini menjalankan tiga program utama dalam pengembangan sektor pariwisata daerah.

Tiga fokus program tersebut meliputi promosi dan pemasaran destinasi wisata, penyelenggaraan event pertunjukan dan pengembangan ekonomi kreatif, serta penguatan dan penataan destinasi wisata yang sudah ada.

Menurut Sonny, pada tahun 2026 pembangunan destinasi wisata baru dibatasi sebagai bentuk efisiensi anggaran. Pemerintah daerah memilih untuk memaksimalkan pemeliharaan dan perawatan destinasi yang telah ada, agar tetap memberikan pengalaman terbaik dan nyaman bagi wisatawan.

“Daripada membangun yang baru, kami fokus meningkatkan kualitas destinasi yang sudah ada. Mulai dari kebersihan, fasilitas pendukung, hingga kenyamanan pengunjung,” ujar Sonny.

13 Desa Wisata Jadi Prioritas Pengembangan

Disparpora Kotabaru telah menetapkan 13 desa wisata sebagai prioritas pengembangan pariwisata berbasis masyarakat, yakni:
- Desa Tegalrejo (Kecamatan Kelumpang Hilir)
- Desa Sarang Tiung (Kecamatan Pulau Laut Sigam)
- Desa Teluk Gosong (Kecamatan Pulau Laut Timur)
- Desa Teluk Tamiang (Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar)
- Desa Sebelimbingan (Kecamatan Pulau Laut Utara)
- Desa Batuah (Kecamatan Pamukan Barat)
- Desa Cantung Kiri Hulu (Kecamatan Hampang)
- Desa Sungai Bulan (Kecamatan Pulau Laut Selatan)
- Desa Tanjung Pangga (Kecamatan Kelumpang Selatan)
- Desa Pulau Kerayaan (Kecamatan Pulau Laut Kepulauan)
- Desa Gendang Timburu (Kecamatan Sungai Durian)
- Desa Batang Kulur (Kecamatan Kelumpang Barat)
- Desa Cantung Kiri Hilir (Kecamatan Kelumpang Hulu)

Pengembangan desa wisata ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, serta melibatkan masyarakat secara langsung dalam pengelolaan pariwisata.

Terapkan Saptapesona, Kebersihan Jadi Perhatian Serius

Dalam menjaga kualitas pariwisata, Disparpora menerapkan semboyan Saptapesona, yang meliputi tujuh unsur utama, yaitu:
aman, tertib, bersih, ramah, sejuk, indah, dan meninggalkan kenangan.

Salah satu penerapannya adalah pengawasan rutin kebersihan fasilitas umum di destinasi wisata, seperti kawasan kolam siring laut, agar tetap nyaman dan bebas sampah.

“Kenyamanan wisatawan itu kunci. Kalau tempatnya bersih, aman, dan ramah, pengunjung akan datang kembali dan merekomendasikan ke orang lain,” jelas Sonny.

Aksesibilitas Masih Jadi Tantangan Utama

Meski potensi pariwisata Kotabaru cukup besar, Sonny mengakui masih ada tantangan utama yang harus dihadapi, yaitu aksesibilitas menuju destinasi wisata.

Dua persoalan krusial yang menjadi sorotan adalah:

1. Lama waktu tempuh menuju lokasi wisata, terutama ke wilayah pesisir dan kepulauan.
2. Kondisi sarana dan prasarana, seperti jalan dan transportasi pendukung yang masih perlu perbaikan.

Pemerintah daerah berharap dukungan lintas sektor dapat mempercepat peningkatan infrastruktur agar potensi wisata Kotabaru bisa lebih optimal dimanfaatkan.

Teluk Tamiang Paling Banyak Dicari di Kalsel

Menariknya, berdasarkan data riset pencarian daring, pantai Teluk Tamiang tercatat sebagai destinasi wisata pantai dengan jumlah pencarian tertinggi di Kalimantan Selatan.

Hal ini menunjukkan bahwa Teluk Tamiang memiliki daya tarik besar di mata wisatawan, baik lokal maupun luar daerah. Pemerintah pun berkomitmen menjadikan Teluk Tamiang sebagai salah satu ikon pariwisata unggulan Kotabaru, dengan pembenahan fasilitas dan promosi yang lebih masif. (Rel)

Posting Komentar

0 Komentar