BATULICIN, POSKOnews.id – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menegaskan komitmennya untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan daerah dalam lima tahun masa pemerintahannya.
Menurut Bupati, sektor kesehatan bersama pendidikan menjadi fokus perhatian pemerintah daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, seluruh program dan pengembangan layanan diharapkan dapat direalisasikan sesuai kemampuan anggaran yang tersedia dalam APBD.
“Kesehatan dan pendidikan menjadi prioritas dan perhatian kami selama lima tahun pemerintahan ini. Tinggal bagaimana pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan APBD yang ada,” ujar Andi Rudi Latif kepada wartawan pada peresmian Gedung Dialisis (Layanan Cuci Darah) RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor, senin (01/06).
Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan fasilitas dan kenyamanan di lingkungan rumah sakit. Menurutnya, masyarakat harus merasakan kenyamanan sejak pertama kali memasuki kawasan rumah sakit.
Bupati berharap ke depan kawasan rumah sakit dapat ditata lebih representatif dengan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti gapura kawasan, area parkir yang memadai, warung atau pusat UMKM, mushola, tempat bermain anak, hingga kantin yang dapat memberikan makanan gratis pada waktu-waktu tertentu bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami ingin sebelum masyarakat masuk ke rumah sakit, mereka sudah merasakan kenyamanan. Ada parkiran yang baik, mushola, tempat bermain anak, dan fasilitas lainnya yang mendukung pelayanan kesehatan,” katanya.
Selain pembangunan sarana dan prasarana, Bupati juga menekankan pentingnya komitmen pengabdian bagi tenaga kesehatan yang mendapatkan bantuan pendidikan dari pemerintah daerah.
Ia menegaskan bahwa tenaga kesehatan yang telah disekolahkan dan dibiayai oleh pemerintah diharapkan dapat kembali mengabdi di Tanah Bumbu untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kalau sudah disekolahkan dan dibiayai, semestinya kembali mengabdi ke daerah. Jangan setelah mendapatkan pendidikan, tidak lama kemudian memilih keluar. Kami akan memperhatikan mereka, tetapi harus ada timbal balik untuk daerah,” tegasnya.
Bupati menambahkan, pemerintah daerah akan tetap memprioritaskan pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan dan pelayanan bagi masyarakat Tanah Bumbu terlebih dahulu, sebelum membuka peluang pelayanan yang lebih luas.
“Harapan saya, masyarakat kita menjadi prioritas utama. Kalau kebutuhan pelayanan masyarakat sudah terpenuhi, barulah kita melihat kebutuhan yang lainnya,” pungkasnya. (red)
