BATULICIN, PoskoNews.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Sosial menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kompetensi para pelaku kesejahteraan sosial agar mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, di Batulicin, Jumat (11/7/2026).
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Kepala Dinas Sosial Liana Hamita mengatakan penyelenggaraan kesejahteraan sosial merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Menurutnya, sinergi seluruh elemen menjadi faktor penting dalam mewujudkan pelayanan sosial yang berkualitas.
"Pemerintah memiliki kewajiban menghadirkan kebijakan dan pelayanan yang berpihak kepada masyarakat. Namun, keberhasilan pembangunan kesejahteraan sosial tidak akan terwujud tanpa dukungan aktif seluruh elemen masyarakat," ujar Liana Hamita membacakan sambutan Bupati.
Ia menjelaskan, Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Unsur PSKS meliputi relawan sosial, pekerja sosial, organisasi sosial, lembaga kesejahteraan sosial, Karang Taruna, Taruna Siaga Bencana (TAGANA), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), hingga Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang terlibat dalam pendampingan, perlindungan, pemberdayaan, dan penanganan berbagai persoalan sosial.
Menurutnya, tantangan pembangunan sosial terus berkembang, mulai dari penanganan kemiskinan, keterlantaran, penyandang disabilitas, lanjut usia, perlindungan anak, korban bencana, hingga kelompok masyarakat rentan yang membutuhkan pelayanan profesional dan responsif.
Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu langkah penting agar aparatur pemerintah dan seluruh unsur PSKS memiliki kompetensi, kemampuan teknis, serta integritas dalam menjalankan tugas di lapangan.
Bupati juga menegaskan bahwa penguatan pembangunan sosial menjadi bagian dari visi Menuju Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab. Keberhasilan pembangunan, menurutnya, tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat, kepedulian sosial, solidaritas antarsesama, serta perlindungan terhadap kelompok yang membutuhkan.
Selama pelaksanaan bimtek, peserta menerima materi dari Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) pada hari pertama, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan narasumber dari Kementerian Sosial Republik Indonesia pada hari kedua. Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (12/7/2026).