Type Here to Get Search Results !

Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu Dorong Warga Bentuk Kelompok Usaha untuk Tekan Pengangguran

0

BATULICIN, POSKONews.id – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Sya’bani Rasul, mendorong masyarakat untuk membentuk kelompok usaha sebagai langkah strategis mengatasi tingginya angka warga yang belum memiliki pekerjaan tetap.

Menurutnya, pembentukan kelompok usaha menjadi pintu masuk utama bagi masyarakat untuk memperoleh pelatihan keterampilan serta program pemberdayaan dari pemerintah daerah. Hal tersebut disampaikannya saat bertemu dengan sejumlah warga di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, belum lama ini.

Ia menekankan, keberadaan wadah atau kelompok usaha sangat penting sebelum masyarakat mengajukan bantuan atau program pembinaan. Tanpa struktur yang jelas, pemerintah daerah kerap mengalami kesulitan dalam memetakan kebutuhan riil warga serta menentukan jenis pelatihan yang sesuai dengan potensi usaha yang ingin dikembangkan.

“Kalau sudah terbentuk kelompoknya, akan lebih mudah bagi kami untuk menghubungkan mereka dengan program pelatihan sesuai jenis usaha yang direncanakan. Pemerintah juga lebih gampang menyalurkan bantuan yang tepat sasaran,” ujar politisi dari Partai Gerindra tersebut.

Ia menambahkan, pelatihan dan pendampingan tidak boleh berhenti pada tataran teori. Menurutnya, masyarakat membutuhkan keterampilan praktis agar mampu membuka usaha secara mandiri dan berkelanjutan.

“Pelatihan harus benar-benar aplikatif, ada pendampingan di lapangan, sehingga warga punya bekal nyata untuk memulai usaha dan bertahan dalam persaingan,” katanya.

Sementara itu, kondisi terbatasnya lapangan pekerjaan dirasakan langsung oleh warga Kecamatan Satui. Syahrani (25) mengungkapkan bahwa peluang kerja di sektor formal, khususnya di perusahaan tambang, kini semakin sempit dibandingkan beberapa tahun lalu.

“Sekarang mau masuk kerja di perusahaan tambang susah. Dulu mungkin masih ada peluang, sekarang persaingannya ketat sekali,” ujarnya.

Situasi tersebut membuat sebagian warga, terutama kalangan muda, mulai mencari alternatif penghasilan di luar sektor formal. Hamzah (24), warga Satui, memilih membuka usaha kecil di rumahnya berupa jasa rental PlayStation.

“Saya coba buka usaha kecil-kecilan. Walaupun sederhana, yang penting ada pemasukan buat kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Dorongan pembentukan kelompok usaha diharapkan dapat memperkuat semangat wirausaha masyarakat, sekaligus membuka akses lebih luas terhadap program pelatihan, permodalan, serta pendampingan usaha dari pemerintah daerah. Dengan begitu, upaya menekan angka pengangguran di Tanah Bumbu dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan. (Rel)

Posting Komentar

0 Komentar