BATULICIN, POSKONews.id – Suasana meriah menyelimuti Lapangan Depan Masjid Al-Falah Simpang Empat, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Kabupaten Tanah Bumbu, saat pembukaan Aksi Bajual Wadai 2026, pada Senin (23/02/2026).
Kegiatan tahunan ini kembali digelar sebagai upaya pelestarian kuliner khas Banjar sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penguatan UMKM lokal.
Aksi Bajual Wadai 2026 resmi dibuka oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi kuliner tradisional, tetapi juga wadah strategis untuk memberdayakan para pelaku UMKM agar terus berkembang dan berdaya saing.
“Melalui kegiatan seperti Aksi Bajual Wadai ini, kita ingin memastikan bahwa kuliner khas Banjar tetap lestari dan dicintai generasi muda, sekaligus menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Bupati Andi Rudi Latif.
Kehadiran Ketua TP-PKK Kabupaten Tanah Bumbu yang juga menjabat Ketua Dekranasda, Andi Irmayani Rudi Latif, turut menambah semarak suasana pembukaan. Sejak awal acara, ia tampak antusias berbaur dengan para pedagang serta pengunjung yang memadati area lapangan.
Tak sekadar hadir dalam seremoni, Andi Irmayani menunjukkan dukungan nyata terhadap produk lokal dengan berkeliling dari satu stan ke stan lainnya. Ia berdialog langsung dengan para pelaku UMKM, menanyakan proses produksi hingga tantangan pemasaran, serta memborong berbagai jenis wadai (kue tradisional) yang dijajakan.
“Kegiatan seperti ini sangat luar biasa. Selain kita bisa bernostalgia dengan rasa wadai-wadai khas daerah, ini juga merupakan bentuk dukungan langsung untuk membantu meningkatkan pendapatan keluarga para pelaku UMKM di Tanah Bumbu,” ungkap Andi Irmayani.
Aksi Bajual Wadai 2026 diikuti puluhan pelaku UMKM dari berbagai kecamatan di Tanah Bumbu. Beragam jajanan tradisional khas Banjar disajikan, mulai dari wadai basah hingga wadai kering yang kini mulai dikemas secara modern untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap UMKM kuliner lokal semakin berkembang, memiliki nilai tambah, serta mampu menjadi daya tarik wisata kuliner daerah. Aksi Bajual Wadai juga diharapkan menjadi agenda rutin yang terus diperkuat setiap tahunnya sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya lokal dan penguatan ekonomi masyarakat. (Rel)