Type Here to Get Search Results !

Pemkab Kotabaru Prioritaskan Kesejahteraan Petani dan Perbaikan Irigasi

0

KOTABARU, POSKOnews.id – Pemerintah Kabupaten Kotabaru terus berupaya meningkatkan kesejahteraan petani melalui penguatan harga jual gabah, kemudahan akses pupuk bersubsidi, penyediaan benih berkualitas, serta perbaikan infrastruktur pertanian. Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Kotabaru, Ir. Sarawani, S.Pi., MP, di ruang kerjanya, Jumat (9/10/2026).

Sarawani menjelaskan, harga gabah menunjukkan tren positif dengan kenaikan dari Rp5.500 menjadi Rp6.500 per kilogram. Kondisi ini diharapkan dapat memberikan peluang lebih baik bagi petani untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraannya.

Selain menjaga harga jual, pemerintah daerah berupaya mendukung kebutuhan petani melalui penyediaan benih berkualitas dan kemudahan memperoleh pupuk bersubsidi. Berbagai langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan taraf hidup petani dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

Pemkab Kotabaru juga mendorong pengaktifan kembali gudang-gudang gabah di tingkat kecamatan. Keberadaan gudang tersebut diharapkan memberikan alternatif bagi petani dalam menjual hasil panen, sekaligus membantu menjaga kestabilan harga gabah.

Di tengah musim kemarau, pemerintah daerah memastikan ketersediaan pangan tetap aman. Stok pangan tersedia di gudang Bulog maupun titik-titik penampungan pengumpul di kecamatan.

Petani juga didorong mempersiapkan lahan sejak dini tanpa harus memaksakan penanaman pada kondisi yang belum mendukung. Dengan demikian, lahan dapat segera dimanfaatkan ketika musim hujan tiba.

Sementara itu, perbaikan infrastruktur irigasi menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan petani. Dukungan dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan telah diperoleh untuk memperbaiki saluran irigasi di Kecamatan Pulau Laut Timur, dengan pengerjaan yang dijadwalkan mulai Oktober 2026.

Selain perbaikan saluran irigasi, pembangunan Embung Seratak juga menjadi prioritas. Embung tersebut direncanakan untuk menampung air hujan agar dapat dimanfaatkan saat musim kemarau, dengan potensi mendukung pengairan sekitar 1.800 hektare lahan persawahan.

“Pemerintah daerah hadir dan terus berupaya memfasilitasi kebutuhan petani, dari harga jual yang layak, ketersediaan sarana produksi, hingga infrastruktur irigasi yang memadai. Semangat petani Kotabaru adalah kekuatan kita bersama,” ujar Sarawani.

Ia menambahkan, pemerintah daerah terus memperkuat sinergi lintas instansi agar berbagai kebijakan dan program pertanian dapat terlaksana dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani di Kabupaten Kotabaru.

Tags

Posting Komentar

0 Komentar