BATULICIN, POSKOnews.id – PT Borneo Indobara (PT BIB) meraih penghargaan Gold dan Silver dalam ajang Corporate Social Responsibility (CSR) & Pengembangan Desa Berkelanjutan (PDB) Awards 2026. Penghargaan Gold diraih melalui program Rumah Jamur Indobara, sedangkan penghargaan Silver diperoleh melalui program Sinar Indobara. Penyerahan penghargaan berlangsung di Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Kalibata, Jakarta, Senin (28/9/2026).
Penghargaan yang diselenggarakan Kemendes PDT bersama Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF) tersebut diikuti 61 perusahaan dengan total 74 program pembangunan desa. Capaian PT BIB menjadi apresiasi atas upaya perusahaan dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal, memperkuat ketahanan pangan, dan mendorong kemandirian masyarakat di wilayah lingkar tambang. Senin (19/10/2026).
Program Rumah Jamur Indobara meraih penghargaan Gold melalui pengembangan agribisnis jamur secara terintegrasi, mulai dari budidaya, produksi baglog, pengolahan produk turunan, hingga pemasaran. Program pemberdayaan ini menjangkau 11 desa dengan melibatkan 249 anggota kelompok, termasuk 243 perempuan.
Hingga 2026, PT BIB telah mendukung pembangunan 54 kumbung jamur, dengan 46 di antaranya masih aktif. Produksi jamur meningkat dari 10.833 kilogram pada 2025 menjadi 13.808 kilogram pada 2026. Sementara itu, pendapatan usaha yang tercatat dalam dokumen program naik dari Rp324 juta pada 2025 menjadi Rp420 juta pada 2026.
Untuk memperkuat rantai produksi, PT BIB juga mendukung pembangunan satu unit pabrik baglog jamur bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Selain itu, dua kelompok telah menjalankan produksi baglog secara mandiri. Kelompok binaan turut mengembangkan produk turunan berupa jamur kering, keripik, dan berbagai olahan makanan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas serta memperluas peluang pemasaran.
Sementara itu, program Sinar Indobara meraih penghargaan Silver melalui integrasi sektor pertanian, peternakan, dan perikanan di 22 desa Ring 1. Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) ini dikembangkan untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi lahan serta pengembangan usaha lokal.
Hingga kuartal II 2026, program Sinar Indobara telah mendorong pemanfaatan 97,16 hektare lahan tidur menjadi lahan produktif. Luasan tersebut terdiri atas 76,99 hektare untuk pertanian, 10,97 hektare untuk perikanan, dan 9,20 hektare untuk peternakan.
Program ini melibatkan 158 kelompok usaha aktif, terdiri atas 58 kelompok pertanian, 69 kelompok peternakan, dan 31 kelompok perikanan. Secara keseluruhan, Sinar Indobara menjangkau 2.466 kepala keluarga di 22 desa.
Dari sisi ekonomi, rata-rata pendapatan bulanan yang tercatat mencapai Rp2,9 juta per keluarga pada sektor pertanian, Rp2,8 juta pada sektor perikanan, dan Rp3,5 juta pada sektor peternakan.
Evaluasi bersama Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM UI) untuk periode 2018–2024 juga mencatat penurunan jumlah keluarga prasejahtera dari 1.133 kepala keluarga menjadi 75 kepala keluarga, atau sekitar 93,38 persen.
Produk kelompok binaan Sinar Indobara telah menjangkau berbagai saluran pemasaran, termasuk BUMDes, koperasi, pasar lokal, ritel modern, UMKM, dan rumah makan. Produk binaan tersebut juga tercatat menjadi bagian dari rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Deputi COO PT Borneo Indobara, Riadi Siemka Pinem, mengatakan penghargaan Gold dan Silver dalam CSR & PDB Awards 2026 menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus mengembangkan program pemberdayaan masyarakat yang berdampak dan berkelanjutan.
“Kolaborasi dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan menjadi kunci dalam memperkuat ekonomi desa serta mengoptimalkan potensi lokal,” ujarnya.
Department Head Empowerment & Development PT BIB, Silvyna Aditya, menambahkan keberhasilan pemberdayaan tidak hanya diukur dari bantuan yang diberikan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat dalam mengelola usaha, meningkatkan produktivitas, dan memperluas akses pasar secara mandiri.
Melalui program Rumah Jamur Indobara dan Sinar Indobara, PT BIB terus mendorong penguatan kapasitas masyarakat, kelembagaan ekonomi desa, serta akses pasar dengan melibatkan pemerintah desa, BUMDes, koperasi, dan kelompok usaha. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan desa berkelanjutan.

