BATULICIN, POSKOnews.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan pengaspalan jalan sepanjang 2,5 kilometer di Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang. Peningkatan infrastruktur ini mendukung akses menuju kawasan Agro Techno Park yang dikembangkan sebagai pusat agrowisata sekaligus penggerak ekonomi masyarakat, di Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang, (13/10/2026).
Peningkatan jalan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas menuju kawasan yang memadukan potensi pertanian desa dengan kegiatan wisata, edukasi, kuliner, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Desa Batulicin Irigasi tercatat sebagai Desa Wisata kategori maju dan masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024. Kawasan ini dikembangkan dengan memanfaatkan potensi lahan dan pekarangan masyarakat, termasuk kebun buah, tanaman pangan, hidroponik, taman edukasi, kolam pemancingan, serta berbagai kegiatan wisata lainnya.
Aktivitas wisata di kawasan tersebut turut berkembang melalui pasar kuliner yang digelar rutin pada pekan kedua setiap bulan. Kegiatan ini menghadirkan beragam jajanan tradisional sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya kepada pengunjung.
Pada awal 2026, pasar kuliner Agro Techno Park dilaporkan mampu menarik sekitar 4.000 hingga 5.000 pengunjung dalam setiap pelaksanaannya. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya aktivitas kunjungan ke kawasan wisata yang berada di Desa Batulicin Irigasi.
Meningkatnya kunjungan menjadikan akses jalan sebagai salah satu faktor penting dalam mendukung perkembangan kawasan. Infrastruktur tersebut tidak hanya digunakan wisatawan, tetapi juga masyarakat yang menjalankan kegiatan pertanian, usaha kuliner, UMKM, dan aktivitas ekonomi lainnya.
Muhammad Yusuf, warga Desa Batulicin Irigasi, menilai perkembangan Agro Techno Park membuka peluang bagi masyarakat untuk terlibat dalam berbagai kegiatan wisata dan usaha.
“Kalau aksesnya semakin mudah, masyarakat juga semakin punya kesempatan mengembangkan usaha. Pengunjung yang datang bisa menikmati wisata sekaligus membeli produk dan kuliner masyarakat,” kata Muhammad Yusuf.
Keterlibatan masyarakat dalam pengembangan kawasan terlihat melalui beragam aktivitas wisata dan usaha yang berjalan di dalamnya. Kelompok sadar wisata turut menaungi pelaku UMKM, sementara sejumlah kegiatan memanfaatkan potensi pertanian dan lingkungan yang dikelola masyarakat.
Pengaspalan jalan sepanjang 2,5 kilometer diharapkan semakin memudahkan mobilitas menuju kawasan Agro Techno Park. Akses yang lebih baik juga menunjang pergerakan warga, distribusi hasil pertanian, serta pemasaran produk usaha lokal.
Dengan peningkatan infrastruktur tersebut, kawasan Agro Techno Park diharapkan semakin berkembang sebagai destinasi wisata berbasis potensi desa sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Tanah Bumbu.

