BATULICIN, POSKOnews.id – Rumah Pena menggelar Kelas Cerita Pendek (Cerpen) dengan menghadirkan Rafii Syihab, peraih Juara 1 Lomba Cerpen Aruh Sastra Kalimantan Selatan 2025, sebagai pemateri. Kegiatan tersebut berlangsung di Gimme Cafe, Minggu (11/10/2026).
Kelas cerpen ini diikuti puluhan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, tenaga pendidik, kepala sekolah, hingga masyarakat umum. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Rumah Pena dalam meningkatkan literasi masyarakat, khususnya di bidang penulisan karya fiksi.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mempelajari teknik dasar menyusun kerangka cerita atau outline agar dapat mengembangkan ide menjadi sebuah cerpen yang utuh.
Rafii menjelaskan, outline berfungsi sebagai panduan bagi penulis untuk menjaga alur cerita tetap terarah sehingga proses penulisan dapat diselesaikan hingga akhir.
“Outline adalah rancangan kerja yang membuat penulis bisa melihat cerita sebagai satu kesatuan utuh sebelum menuliskannya secara terperinci,” ujar Rafii.
Selain menyampaikan materi, Rafii juga mengajak peserta mengikuti sesi praktik secara langsung. Peserta ditantang menyusun kerangka cerita menggunakan metode tiga kata acak, seperti “Panas”, “Mangga”, dan “Botol”.
Ketiga kata tersebut kemudian dikembangkan menjadi sebuah cerita dengan struktur tiga babak, yakni tahap awal (setup), tengah (konfrontasi), dan akhir (resolusi).
Melalui metode tersebut, peserta diharapkan mampu mengembangkan kreativitas, menyusun alur cerita secara sistematis, serta menuangkan gagasan menjadi karya fiksi yang menarik.
Kegiatan ini rencananya akan berlanjut dalam beberapa sesi berikutnya. Pendampingan tersebut diharapkan memberikan kesempatan lebih luas kepada peserta untuk mengembangkan kemampuan menulis hingga menghasilkan karya cerpen yang utuh.
Sementara itu, Ketua Rumah Pena, Andrianto Mokodompit, berharap kelas cerpen yang menjadi bagian dari program literasi masyarakat ini dapat memberikan edukasi yang efektif bagi seluruh peserta.
“Ke depan masih akan ada banyak kegiatan dan kami dari Rumah Pena juga ingin ikut berkontribusi dan mendukung pemerintah untuk meningkatkan literasi masyarakat kita,” ucapnya.


