BATULICIN, POSKOnews.id – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif memberikan dukungan kepada Luna Meylani Sadin dan Ahmad Reyhan Saupi Saputra, dua pelajar SMPN 1 Simpang Empat yang akan mewakili Provinsi Kalimantan Selatan. (9/8/2026)
Pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) cabang pantomim tingkat nasional yang berlangsung pada akhir September 2026.
Dukungan Bupati Andi Rudi Latif tersebut ditindaklanjuti melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Bumbu sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah menunjang persiapan kedua pelajar tersebut sebelum berlaga di tingkat nasional.
Luna dan Reyhan berhasil meraih prestasi pada ajang sebelumnya hingga memperoleh kesempatan menjadi wakil Kalimantan Selatan dalam kompetisi pantomim tingkat nasional. Dukungan yang diberikan diharapkan dapat membantu keduanya mempersiapkan penampilan secara maksimal.
Kepala Dinas Pendidikan Tanah Bumbu melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang SMP, Mutawally, mengatakan capaian Luna dan Reyhan menunjukkan besarnya potensi pelajar Tanah Bumbu yang perlu terus mendapatkan ruang untuk berkembang.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas prestasi gemilang yang diraih oleh siswa kita. Keberhasilan menjadi juara dan mewakili Provinsi Kalimantan Selatan di tingkat nasional dalam ajang lomba pantomim ini adalah bukti nyata potensi, bakat, serta kerja keras yang luar biasa dari peserta didik, guru pendamping, dan dukungan orang tua,” ujar Mutawally.
Menurutnya, prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pelajar lainnya di Tanah Bumbu untuk berani mengembangkan kemampuan dan mengikuti berbagai ajang kompetisi.
“Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama Kabupaten Tanah Bumbu, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh siswa di daerah kita untuk terus berani berkarya dan berprestasi di tingkat nasional. Dinas Pendidikan Tanah Bumbu berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan bakat, seni, dan karakter anak-anak kita agar semakin berdaya saing,” lanjutnya.
Perjalanan Luna dan Reyhan di dunia pantomim dimulai sejak keduanya duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar. Pada 2024, mereka berhasil meraih medali emas tingkat nasional setelah sebelumnya menjadi juara pada kompetisi tingkat kecamatan.
Tahun ini, keduanya kembali menunjukkan kemampuan melalui ajang FLS3N cabang pantomim tingkat SMP dan berhasil melangkah hingga menjadi wakil Provinsi Kalimantan Selatan di tingkat nasional.
Persiapan menghadapi kompetisi kali ini dilakukan dengan tantangan tersendiri. Pelatih mereka berada di luar Kabupaten Tanah Bumbu sehingga proses latihan tidak selalu dilakukan secara langsung.
Meski demikian, latihan tetap berlangsung setiap sore melalui video call. Luna dan Reyhan terus melatih gerakan, ekspresi, serta kekompakan sebelum menyiapkan penampilan yang akan direkam dan dikirimkan pada akhir September.
“Persiapannya kami lakukan sebaik mungkin. Kami juga minta dukungan dari teman-teman, sekolah, guru, keluarga, dan semuanya. Semoga kami bisa tampil maksimal,” kata Luna.
Dalam FLS3N tingkat SMP tahun ini, peserta mengangkat tema umum Bersahabat dengan Laut. Tema tersebut menjadi tantangan bagi Luna dan Reyhan untuk diterjemahkan melalui rangkaian gerakan dan ekspresi tanpa menggunakan dialog.
Bagi keduanya, pantomim bukan sekadar menampilkan gerakan. Setiap ekspresi dan bahasa tubuh harus mampu menyampaikan gagasan serta alur cerita kepada penonton tanpa percakapan.
Reyhan mengatakan pengalaman tampil di tingkat nasional sebelumnya menjadi salah satu bekal bagi mereka untuk menghadapi kompetisi kali ini.
“Semoga kami bisa memberikan penampilan yang terbaik dan hasilnya juga bagus, sehingga bisa membanggakan daerah,” ujar Reyhan.
Sementara itu, ketertarikan Luna terhadap dunia pantomim juga tumbuh dari lingkungan keluarganya. Kakaknya, Lena dan Leni, lebih dahulu menekuni seni pantomim dan memiliki pengalaman tampil hingga ke luar negeri.
Pengalaman kedua kakaknya tersebut turut menjadi motivasi bagi Luna untuk terus mengembangkan kemampuan dan menekuni seni pantomim.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 1 Simpang Empat, Nor Hekmah, mengatakan pihak sekolah terus memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan di luar bidang akademik.
Menurutnya, perjalanan Luna dan Reyhan menjadi bukti bahwa bakat pelajar dapat berkembang ketika diberikan kesempatan, pembinaan, dan ruang untuk tampil.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, khususnya Dinas Pendidikan, yang sudah memberikan dukungan kepada anak-anak kami. Semoga perhatian dan pembinaan seperti ini terus berkembang, sehingga semakin banyak potensi siswa yang bisa dibina sampai berprestasi,” ujarnya.