BATULICIN, POSKOnews.id – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyiapkan program pemberdayaan bagi orang tua siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tanah Bumbu melalui pelatihan keterampilan dan pengembangan usaha produktif. Program ini diharapkan dapat membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga siswa dalam kegiatan pisah sambut guru dan tenaga kependidikan serta penyambutan kadet Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan), Senin (12/10/2026).
Dalam sambutannya, Andi Rudi Latif menyampaikan bahwa pemerintah daerah tengah menyiapkan program tersebut dengan melibatkan pihak terkait, termasuk melalui koordinasi dengan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Kalimantan Selatan.
Pelatihan direncanakan mencakup berbagai bidang sesuai kebutuhan dan potensi keluarga siswa, seperti budidaya tanaman, pemeliharaan ikan, dan peternakan ayam petelur.
Hasil produksi dari kegiatan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan Sekolah Rakyat. Dengan demikian, orang tua siswa tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga berpeluang mengembangkan usaha sebagai sumber penghasilan keluarga.
“Anak-anak kita kasih sekolah gratis, difasilitasi, orang tuanya kita kasih pekerjaan,” ujar Andi Rudi Latif saat berinteraksi dengan para siswa.
Menurutnya, pemberdayaan keluarga perlu berjalan beriringan dengan pemberian akses pendidikan agar anak-anak dapat belajar dengan baik sekaligus tumbuh dalam lingkungan keluarga yang semakin sejahtera.
Pada kesempatan yang sama, Bupati mengapresiasi 21 guru dan 18 tenaga kependidikan berstatus ASN PPPK yang mendapatkan penugasan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tanah Bumbu. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada guru dan tenaga kependidikan yang mengakhiri penugasan sementara dari Dinas Pendidikan atas kontribusi mereka dalam mendukung kegiatan belajar mengajar.
Andi Rudi Latif berpesan agar seluruh guru dan tenaga kependidikan terus menjaga profesionalisme serta memberikan pendampingan terbaik kepada peserta didik sehingga tumbuh menjadi generasi yang cerdas, mandiri, beradab, dan berakhlak mulia.
Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penugasan delapan kadet dan satu dosen Universitas Pertahanan Republik Indonesia di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tanah Bumbu. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkuat pembinaan kedisiplinan, kemandirian, nilai kemanusiaan, dan semangat cinta tanah air di kalangan siswa.
Melalui program pemberdayaan ini, Pemkab Tanah Bumbu berupaya memperluas dukungan bagi keluarga siswa Sekolah Rakyat melalui peningkatan keterampilan dan pengembangan usaha produktif yang berpotensi memperkuat perekonomian keluarga.


